Artikel dengan Tag Berita Halaman 4 dari 5

Setelah naik lebih 6%, Harga Emas turun sekitar 2%

Harga emas dunia setelah naik tinggi diatas 6%, sejak 24 Juli 2013 mengalami penurunan sekitar 2%.

Penyebab harga emas turun adalah adanya tanda-tanda pemulihan ekonomi yang berkelanjutan baik di Amerika Serikat dan Eropa yang memicu penarikan dana dari pasar bullion seperti dikutip dari Reuters.

Selain pemulihan ekonomi, turunnya harga emas hingga saat ini berada di level $1310 - $1320-an per ounce juga disebabkan oleh naiknya mata uang dollar dan adanya aksi ambil untung.

Tiga Penyebab Harga Emas Dunia Naik Beberapa Hari Terakhir


Sebelum mengalami kejatuhan, harga emas dunia sempat berada di level $1340-$1350-an per ounce sebelum akhirnya turun sebesar dua persen. Berikut beberapa faktor penyebab harga emas tersebut naik seperti dikutip dari Detik Finance.
  1. Kenaikan muncul setelah Gubernur Bank Sentral AS (The Fed), Ben Bernanke, mengisyaratkan pengurangan stimulus berupa pembelian obligasi tidak dilakukan dalam waktu dekat selama data ketenagakerjaan AS belum mencapai target 6 persen
  2. Pelemahan mata uang Rupiah yang mencapai diatas Rp. 10.000 per dollar AS.
  3. Menjelang Lebaran, permintaan emas di Indonesia meningkat.

Satgas Investigasi Mulai Tindak Investasi Bodong, Penipuan Investasi Emas Terbanyak

Perusahaan yang investasi bodong semakin banyak. Sepanjang tahun 2013, Satgas waspada investasi telah memproses 40 perusahaan investasi yang tidak memiliki izin usaha.

Berdasarkan Kontan, 40 perusahaan tersebut diperoleh berdasarkan laporan masyarakat yang masuk ke OJK hingga 8 Juli 2013. Kemudian pengaduan tersebut kepada satgas waspada investasi.

Menurut Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muliaman D. Hadad, semakin berkembangnya kelompok masyarakat menengah ke atas menjadi faktor pendorong maraknya penipuan investasi.

Beliau menambahkan, ada dua kategori masyarakat yang menjadi target perusahaan investasi bodong. Pertama adalah masyarakat yang tidak tahu jika perusahaan tempat mereka menanam investasi itu tidak memiliki izin. Kategori kedua adalah masyarakat telah mengetahui izin perusahaan ada, namun mengharapkan imbal hasil yang besar.

Produk yang digunakan untuk modus menawarkan investasi bodong biasanya emas, forex, dan properti. Lalu diberikan embel - embel janji bagi hasil yang besar atas investasinya.

Namun menurut Anggota Komisioner Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK Kusumaningtuti Sandriharmy dari laporan tersebut, investasi emas termasuk jenis investasi yang paling banyak digunakan untuk menipu masyarakat seperti dikutip dari Merdeka. Salah satu alasannya adalah selama beberapa tahun terakhir harga emas meningkat pesat.

Stimulus AS Masih Berlanjut, Harga Emas Mengalami Kenaikan Mingguan Terbesar

Harga emas mengelami kenaikan tertinggi 4,8 persen semenjak Oktober 2011 setelah pimpinan the Federal Reserve Ben S Bernanke menyatakan bahwa ekonomi Amerika masih membutuhkan stimulus ekonomi / Quantitative Easing.

Pertimbangan The Fed dalam mengambail kebijakan ini adalah masih tidak menentunya lapangan pekerjaan Amerika seperti dikutip dari Reuters.

Meski mengalami kenaikan 4,8 persen, pada tahun 2013 harga emas dunia telah turun sebesar 25 persen. Harga emas per 12 Juli 2013 ditutup pada level diatas 1270-an per ounce.

Cina Boyong Emas

Harga emas sempat sesaat berada dibawah $1200 per ounce yang kemudian naik dan stabil di level $1240-an per ounce sebelum adanya keputusan The Fed yang membuat harga emas naik lagi diatas 1270-an per ounce.

Salah satu penyebabnya adalah penjualan di Cina meroket mengingat tingginya inflasi di Cina yang membuat masyarakat Cina memboyong emas sebagai lindung nilai terhadap inflasi atau inflation hedge baik berupa perhiasan, koin ataupun emas batangan.

Jika hal ini terus berlanjut, bukan tidak mungkin pada minggu ketiga bulan Juli 2013 harga emas dunia akan tembus $1300 per ounce.

Pasar Emas Masih Fokus Pada The Fed dan Mesir, Penjualan Antam Capai 5,4 Ton

Harga emas logam mulia jatuh sekitar 3 persen pada hari Jumat 05 Juli 2013 setelah data tenaga kerja Amerika menunjukkan peningkatan.

data tenaga kerja non-pertanian Amerika pada bulan Juni 2013 menunjukkan adanya peningkatan lapangan pekerjaan sebesar 195.000 dimana melebihi target 165.000. Namun meskipun begitu, tingkat pengangguran masih di angka 7,6 persen seperti dikutip dari Reuters.

Adanya peningkatan lapangan pekerjaan yang melebihi target tersebut dapat membuat The Fed memutuskan untuk menghentikan program pembelian obligasi sebesar $85 miliar dollar atau Quantitative Easing. Gonjang - ganjing Quantitative Easing telah membuat harga emas terus mengalami penurunan selama beberapa bulan terakhir ini.

Harga emas dunia telah mengalami penurunan terbesar dalam empat bulanan sebesar 23 persen sepanjang April - Juni 2013 dan mendekati harga terendah dalam tiga tahun terakhir, yaitu $1180-an per ounce dimana disebabkan oleh adanya pernyataan pimpinan The Fed, Ben Bernanke, yang menyatakan bahwa akan mulai mengurangi program Quantitative Easing dalam beberapa bulan kedepan.

Mesir


Kondisi Mesir yang memanas dalam beberapa minggu terakhir sangat mempengaruhi harga minyak yang secara tidak langsung juga dapat mempengaruhi harga emas.

Mesir memang bukan negara produsen minyak, namun kekhawatiran terhambatnya distribusi yang melalui Terusan Suez begitu tinggi. Harga minyak dunia minggu ini telah mencapai level tertingginya dalam setahun lebih, yaitu $103,25 per barrel.

Jika terus menerus mengalami kenaikan, bukan tidak mungkin harga emas juga ikut terdongkrak.

Penjualan Antam Melonjak


Menurunnya harga emas beberapa bulan ini justru menguntungkan Antam. Pasalnya, dalam enam bulan terakhir saja, PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) sudah menjual sebanyak 5,4 ton emas, jauh lebih tinggi dibanding semester pertama tahun 2012 yang hanya 3,7 ton seperti dikutip dari Detik.

Selain disebabkan harga emas logam mulia yang terjun bebas, faktor lain yang membuat tingginya permintaan emas adalah kondisi pasar saham Indonesia yang tidak pasti membuat investor saham beralih ke emas.

Anjloknya Harga Emas Dunia Memakan Korban

Harga emas masih terus mengalami penurunan dan pada minggu terakhir Juni 2013 mengalami kejatuhan hingga di level 1180-an per ounce yang merupakan titik terendah harga emas dalam tiga tahun terakhir sejak 3 Agustus 2010.

Kejatuhan harga logam mulia emas dunia tersebut disebabkan karena rendahnya inflasi dan penguatan mata uang dollar AS, membaiknya data ekonomi Amerika dan adanya ekspektasi diakhirinya program stimulus oleh The Fed.

Berdasarkan Reuters, kejatuhan harga emas quarter kedua 2013 ini merupakan kejatuhan harga emas yang terbesar jika dibandingkan quarter sebelum - sebelumnya.

Harga logam mulia emas sempat naik mencapai rekor paling tinggi pada September 2011 dimana mencapai level $1921-an per ounce. Namun, harga emas dunia mulai gonjang ganjing saat pimpinan bank sentral Amerika The Fed, Ben Bernanke, menginginkan The Fed mengurangi program stimulusnya.

Perusahaan Cina Jual Tambang Emas

Dikarenakan harga emas dunia anjlok terus dalam beberapa bulan terakhir ini, perusahaan Cina memutuskan untuk menjual tambang emasnya.

Berdasarkan detik.com, China National Gold Group Corp berencana menjual tambang emas miliknya karena harga emas dunia terus - menerus anjlok. Perusahaan tersebut rencananya akan melepas 100% kepemilikan sahamnya di Guangxi Fengshantiancheng Gold Mine Co Ltd senilai 180 juta yuan (Rp 278,25 miliar).

Penjualan tambang tersebut selain disebabkan karena anjloknya harga emas yang menyebabkan kapitalisasi pasar CNGC menguatp 13,4 miliar yuan, tujuan lainnya adalah melunasi hutang perusahaan senilai 149 juta yuan.

Peruri Mulai Cetak Emas Batangan Pegadaian

Per 1 Juni 2013 Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia (Perum Peruri) yang telah berpengalaman mencetak medali dari berbagai bahan termasuk logam mulia seperti emas akan memproduksi emas batangan atas permintaan PT Pegadaian (Persero).

Peruri akan memproduksi emas batangan berbagai ukuran / pecahan mulai dari 5 gram, 10 gram, 25 gram hingga 1.000 gram atau 1 kg pada Pabrik Peruri yang terletak di Karawang, Jawa Barat. Sebagai tahap awal Peruri akan memproduksi emas batangan pegadaian sebanyak 1 ton sepanjang tahun 2013 ini seperti dikutip dari Detik.

Direktur Utama Pegadaian Suwhono mengatakan, emas batangan Pegadaian dan Peruri ini sama dengan emas batangan produksi Antam namun yang membedakan hanyalah logo.
gambar emas batangan logam mulia pegadaian
Emas Batangan Pegadaian. Detik.com
gambar emas batangan logam mulia pegadaian
Emas Batangan Pegadaian. Detik.com


Online shop kami melayani jual beli emas batangan Logam Mulia LM dan brankas bentuk buku di Bintaro. Kontak: 085876969511 / @lantakanemas

Mei 2013 Harga Emas Dunia Turun 5,8 Persen

Akhir bulan Mei 2013 harga logam mulia emas dunia ditutup turun dan berada di level $1380-an per ounce. Sepanjang 2013 per Mei 2013, total harga emas telah mengalami penurunan sebanyak 16,8%.

Harga emas dunia ditutup turun hampir 2 persen setelah data menunjukkan rendahnya inflasi dan naiknya tingkat kepercayaan konsumen, seperti dikutip dari Reuters.
gambar harga emas dunia, logam mulia, dan investasi emas

Sebelumnya harga emas logam mulia sempat naik tajam hampir 3 persen terkait data pertumbuhan dan tingkat pengangguran di Amerika yang menyebabkan adanya harapan The Fed tetap melanjutkan kebijakan stimulus ekonomi dengan Quantitative Easing. Namun pada hari terakhir Mei 2013 harga jual emas ditutup menurun pada level $1380-an per ounce.

Sepanjang bulan Mei 2013 sendiri harga emas telah turun sebanyak 5,8 persen. Hal ini merupakan penurunan bulanan harga emas tersebesar setelah bulan April 2013 yang sebelumnya juga turun sebanyak 7 persen.

Meskipun begitu, rendahnya harga emas ini telah membuat pembelian fisik emas tetap tinggi sejak pertengahan April 2013.

Lalu pada minggu pertama Juni 2013, harga emas dunia selain melihat pergerakan mata uang Dollar AS, juga akan dirilis informasi penting lainnya yaitu monthly jobs report.

Pasar keuangan secara umum juga sedang bersiap menghadapi kebijakan The Federal Reserve dimana ada kemungkinan The Fed akan menghentikan kebijakan Quantitative Easing melihat kondisi saat ini.

Harga Emas mengalami Kenaikan Mingguan Terbesar

Market emas akan melihat kondisi data ekonomi pada minggu depan, terkait penyataan pimpinan Federal Reserve Ben Bernanke pada hari rabu terkait dengan kebijakan Quantitative Easing.

Pada minggu ini, meskipun masih dibawah $1400-an per ounce, harga emas dunia mengalami kenaikan yang berarti setelah mengalami anjlok dan harga emas logam mulia dunia berada pada level $1386-an per ounce. Walau begitu, harga emas telah menguat sebanyak 2,15 persen pada pekan ini, dimana kenaikan harga emas dunia ini merupakan penguatan terbesar sejak akhir April 2013.

Berdasarkan Reuters, kombinasi antara lemahnya mata uang dollar, masih dilaksanakannya kebijakan Quantitative Easing dan masih tingginya pembelian emas fisik merupakan faktor - faktor utama pulihnya harga emas logam mulia dunia pada minggu ini.

Quantitative Easing (QE) adalah kebijakan the Federal Reserive / The Fed untuk melakukan pembelian obligasi sebesar 85 miliar dollar untuk menjaga agar suku bunga tetap rendah dan menstimulus ekonomi.

Berdasarkan Gold Survey Kitco, harga logam mulia emas pada minggu depan sebanyak 50% partisipan menyatakan harga emas akan naik, 32.14% harga logam mulia akan turun, sedangkan sisanya sebanyak 17.86% menyatakan netral.

Online shop kami melayani jual beli emas batangan Logam Mulia LM dan dinar Antam serta brankas bentuk buku di Bintaro. Kami juga melayani pemesanan buku bisnis Brad Sugars.

Harga Emas Dunia Tergelincir Lagi dibawah $1400 per ounce

Harga emas dunia turun hingga dibawah level $1400-an per ounce sehingga membuat investor ketakutan dan mendorong untuk membeli aset yang lain.

Harga logam mulia emas dunia turun hampir 18% dan sangat jauh dibawah rekor tertingginya, yaitu $1920-an per ounce.

Berdasarkan Reuters, penyebab utama harga logam mulia emas dunia turun hingga menjadi lebih murah dan berada di bawah level $1400-an per ounce adalah adanya penjualan besar - besaran dan penguatan mata uang dollar Amerika.

Banyak trader berpendapat bahwa turunnya harga emas dunia dibawah level $1400-an per ounce akan membuat adanya kemungkinan bahwa harga emas dapat menuju level $1320-an.

Tingginya Permintaan Emas
Ibarat diskon emas, harga emas dunia yang murah telah membuat permintaan emas di Cina meningkat untuk emas premium berukuran 1 kilogam. Cina merupakan negara kedua terbanyak setelah India dalam pembelian emas.

Lalu berdasarkan Bullion Street, dalam tiga bulan pertama tahun 2013 ini World Gold Council menyatakan bahwa permintaan emas di Cina telah melampaui India, padahal permintaan emas India sendiri tersebut naik sebanyak 27% menjadi 256 ton.

World Gold Council juga menyatakan penjualan emas batangan dan koin serta perhiasan dan konsumsi di bidang teknologi masih menguasai 81% dari pasar jual beli emas.


Online shop kami melayani jual beli emas batangan Logam Mulia LM, dinar Antam, dan brankas buku di Jakarta Selatan dan Bintaro serta pemesanan buku bisnis Brad Sugars. Untuk pemesanan di toko online kami, silakan kontak 085876969511 atau kunjungi halaman kontak kami. Lihat harga jual kami serta cara pembelian emas untuk informasi lebih lanjut.

Belum Sentuh $1500 per ounce, Harga Emas Anjlok

Harga emas dunia anjlok sekitar lebih dari 3 persen dan menyentuh level $1420-an per ounce setelah mata uang dollar menguat tajam terhadap mata uang yen dan euro.

Membaiknya tingkat pengangguran di Amerika sejak minggu lalu merupakan penyebab utama mengapa mata uang Dollar AS menguat. Karena harga logam mulia emas dunia berpatokan dengan mata uang Dollar AS, harga logam mulia emas terus mengalami penurunan seiring menguatnya mata uang Dollar AS.

Dikutip dari Market Watch, tingkat pengangguran di Amerika turun dari 7,6% menjadi 7,5% dan lapangan pekerjaan bertambah sebanyak 165.000. Dengan membaiknya ekonomi Amerika ini kemungkinan besar akan mempengaruhi The Fed untuk memperlambat kebijakan Quantitative Easing yang telah dijalankan.

Apabila kebijakan Quantitative Easing diperlambat atau malah dihentikan, maka kemungkinan besar akan berdampak pada turunnya harga emas. Hal ini dikarenakan Quantitative Easing merupakan sahabat emas karena menyebabkan inflasi yang berujung pada naiknya harga emas.

Melihat kondisi hari ini, berdasarkan analis dari Bullion Bank harga emas ada kemungkinan menyentuh level $1322 per ounce. Namun meskipun harga emas dengan turun, beberapa analis lain berpendapat bahwa dalam enam bulan harga emas dunia malah akan tembus $1600-an per ounce mengingat adanya kebijakan akomodatif The Fed.

Apakah tahun ini emas masih terpercaya sebagai lindung nilai? kita tunggu saja kesaktiannya dalam beberapa bulan kedepan apakah sanggup untuk pulih kembali dan menembus 1600-an per ounce.

Online shop kami melayani jual beli emas batangan Logam Mulia LM dan dinar Antam di Jakarta Selatan serta pemesanan buku bisnis Brad Sugars Untuk pemesanan di toko online kami, silakan kontak 085876969511 atau kunjungi halaman kontak kami. Lihat harga jual kami serta cara pembelian emas untuk informasi lebih lanjut.

Emas Berjuang Menembus $1700 per Ounce

Sebagian besar pelaku pasar menyatakan harga logam mulia dapat menembus $1700 per ounce pada minggu berikutnya

Harga Emas Ditutup Turun Hampir 1 Persen

Harga emas dunia turun hampir 1 persen yang disebabkan adanya kekhawatiran krisis fiskal di Amerika Serikat dan adanya aksi jual untuk ambil untung.

Hanya Karena Satu Orang, Harga Emas Turun Tajam 1,5 Persen

Harga emas logam mulia hari ini jatuh hingga 1,5 persen dan merupakan kejatuhan harga emas terbesar dalam satu bulan.

Aksi Ambil Untung & Penguatan Dollar AS, Emas Turun

Harga emas dunia terpengaruh kondisi ekonomi dan politik Amerika dan Eropa

Prediksi Harga Emas per 03 Agustus 2012

Prediksi harga emas dunia dari Kitco per 03 Agustus 2012