Artikel dengan Tag Islam Halaman 1 dari 1

Fitur Zakat Logam Mulia dan Grafik Harga Perak Antam Hadir di Catetin

Fitur penghitungan zakat membantu estimasi berapa zakat yang harus dibayarkan dan grafik harga perak berguna bagi yang hendak membeli harga perak

Cara Perhitungan Zakat Emas dan Zakat Perak

pengertian zakat emas dan perak serta dalil zakat emas dan perak serta alasan kenapa jangan beli emas online

BNI Debit Online dengan MasterCard VCN Sebagai Alternatif Kartu Kredit

BNI Debit Online adalah alternatif pembayaran online dengan menggunakan Virtual Card Number (VCN) dimana dapat digunakan sebagai pengganti nomor asli BNI Kartu Debit berlogo MasterCard yang sumber dananya berasal dari rekening tabungan / giro perorangan.

Berdasarkan informasi dari BNI, VCN (Virtual Card Number) itu sendiri adalah nomor kartu virtual terdiri dari 16 angka (digit). VCN dapat diperoleh melalui SMS dari sistem BNI ke nomor handphone nasabah pemegang BNI kartu debit yang sudah melakukan registrasi dan aktivasi fitur BNI SMS Banking (transaksi financial / non financial).

Nomor VCN yang diperoleh selanjutnya hanya sebanyak satu kali transaksi dan akan kadaluarsa selama 1 jam. Jika hendak melakukan transaksi lain maka harus request lagi. Begitu juga ketika nomor VCN kadaluarsa, maka diharuskan request ulang nomor VCN.

BNI Debit Online / VCN bisa digunakan di merchant online berlogo MasterCard mana saja di seluruh dunia yang menerima pembayaran jaringan MasterCard.

Kelebihan VCN dibandingkan dengan menggunakan kartu kredit / credi card adalah Saat transaksi e-commerce (online) risiko terkena cyber fraud lebih kecil, karena nomor kartu asli terjaga kerahasiaannya karena nasabah tidak memberikan nomor kartu asli kepada merchant saat bertransaksi.

Kelebihan lain VCN adalah kita bisa memberikan nomor VCN kepada orang lain bila membutuhkan. Namun perlu diingat, saldo yang terpotong adalah milik nasabah yang melakukan request nomor VCN.

Dikarenakan transaksi yang terjadi dengan menggunakan VCN tidak ada transaksi hutang, boleh dibilang VCN merupakan gabungan antara ATM dengan fungsionalitas kartu kredit dimana untuk transaksi online cukup memasukkan nomor kartu VCN, bulan / tahun,dan memasukkan kode CVC2.

Persyaratan BNI Debit Online
a) Memiliki rekening tabungan/giro BNI Syariah atau untuk BNI bisa salah satu dari dibawah ini:
  • BNI Taplus
  • BNI Taplus Bisnis
  • BNI Taplus Muda
  • BNI Emerald Saving
  • BNI Giro Perorangan
b) Telah melakukan registrasi dan aktivasi BNI SMS Banking (transaksi Non Financial & Financial) dengan kartu debit BNI berlogo MasterCard serta nomor handphone dimana nomor tersebut telah terdaftar di BNI.

Perlu diingat, jika nasabah baru atau baru saja mengaktifkan BNI SMS Banking, maka ada kemungkinan request VCN akan gagal. Request VCN kedepannya juga bisa dilakukan melalui menggunakan akses internet seperti BNI Internet Banking dan BNI Mobile.

Cara Mendapatkan VCN
a) BNI SMS Banking dengan Syntax
  1. Ketik REQ VCN <nominal> dan kirim ke 3346. Contaoh: REQ VCN 50000
  2. Kemudian oleh BNI akan mengirim balasan dimana isi balasan tersebut adalah perintah mengetik 2 digit secara acak sesuai nomor PIN BNI SMS Banking yang kita miliki.
  3. BNI kemudian mengirim balasan kembali berupa Nomor Kartu Virtual (VCN) yang terdiri dari 16 digit, valid thru (bulan / tahun), dan 3 digit nomor CVC2.

Proses VCN Virtual Card Number BNI Debit Online
Proses BNI SMS Banking dengan Syntax
b). BNI SMS Banking dengan BNI USSD (Akses *141#)
  • Provider Telkomsel    : *141*1#
  • Provider Indosat & XL    : *141*2#
Setelah melakukan langkah diatas sesuai dengan provider, berikut urutan langkah untuk Request VCN sesuai yang dijabarkan oleh pihak BNI:
  1. Pilih menu e-Commerce -> Ketik 6
  2. Pilih menu e-Payment -> Ketik 1
  3. Pilih menu BNI Debit Online (VCN) -> Ketik 1
  4. Masukkan angka nominal BNI Debit Online (VCN) tanpa disertai Rp, koma, atau titik.
  5. Masukkan 2 digit PIN BNI SMS Banking Anda
  6. Notifikasi SMS akan dikirimkan oleh BNI.
Perlu diingat, saat request kode VCN, saldo kita belum terpotong oleh jumlah nominal yang ditulis, hanya dikenakan biaya SMS. Pemotongan saldo dilakukan saat transaksi sukses dilakukan dan tidak ada pemotongan ketika transaksi gagal.

Istilah-Istilah dalam Zakat

Terkait dengan artikel zakat emas, berikut ini adalah istilah - istilah zakat yang diambil dari rumahzakat.org

Nishab zakat
Kadar atau jumlah minimal pada harta wajib zakat dimana jika kurang dari batas minimalnya tidak terkena kewajiban zakat. Nishab zakat berbeda-beda tergantung jenis dan spesifikasi harta.

Melewati Haul
Harta wajib zakat dengan nilai/kadar mencapai nishab dan melewati masa 12 bulan (baik masehi atau hiriyah). Awal penentuan batas haul adalah saat dimana harta mencapai nishab. Tidak ada syarat haul pada harta pertanian, barang tambang, dan rikaz/harta karun, serta luqathah/barang temuan.

Kadar Zakat
Kadar atau nilai nominal yang wajib dikeluarkan dari harta yang sudah wajib zakat jika sudah terpenuhi nishab dan haul.

Sepuluh Persen
Adalah kadar besarnya zakat yang harus dikeluarkan dari harta wajib zakat pertanian non-irigasi.

Dua Puluh Persen
Adalah kadar besarnya zakat yang harus dikeluarkan dari harta wajib zakat tertentu (harta karun, barang tambang, dan barang temuan).

Dua Setengah Persen
Adalah kadar besarnya zakat yang harus dikeluarkan dari harta wajib zakat (emas, perak, uang tabungan, saham, perniagaan).

Muzakki
Orang atau lembaga yang sudah wajib mengeluarkan zakat atas kekayaan harta tertentu, dengan syarat muslim, tidak ada syarat aqil-baligh menurut jumhur ulama (sebagian ulama lainnya mensyaratkan aqil-baligh).

Mustahiq Zakat
Adalah kelompok orang tertentu yang berhak mendapatkan harta zakat. Mereka adalah 8 jenis: fakir, miskin, amil, muallaf, pembebasan budak, gharim/pailit, fii sabilillah, dan ibnu sabil.

Shadaqah
Adalah sesuatu yang diberikan kepada orang fakir-miskin sebagai sebuah bantuan suka-rela, karena ingin mendapatkan ganjaran dari Allah.

Amil
Adalah orang yang ditugaskan untuk mengumpulkan, mengurusi, dan membagikan harta zakat kepada mustahiqnya

Dari Ali ibn Abi Thalib, Rasulullah SAW bersabda,
Jika engkau memiliki 200 dirham dan telah melewati 1 tahun (haul), maka zakatnya adalah 5 dirham dan engkau setelah itu tidak ada kewajiban apapun atas 200 dirham tersebut; Sampai engkau memiliki 20 dinar dan telah melewati masa 1 tahun, maka zakatnya adalah ½ dinar. Adapun kelebihan dirham atau dinar, maka patokannya adalah seperti tersebut di atas. Dan engkau tidak memiliki kewajiban zakat apapun, kecuali jika harta tersebut telah melewati masa haul (1 tahun). (HR. Abu Daud, Ibn Majah, Baihaqi, hadits hasan. Imam Daraquthni, Bukhari, Nawawi menshahihkannya, Al-Hafidz menghasankannya)

Keterangan:
  1. Nishab perak = 200 dirham = 595 gram perak.
  2. Nishab emas = 20 dinar = 85 gram emas.
  3. Nishab uang = 20 dinar = 85 gram emas.
  4. Satu dirham = 2,975 gram perak.
  5. Satu dinar = 4,25 gram emas murni.
  6. Satu dinar = 10 dirham.

Contoh lainnya :

Perhitungan Zakat Tabungan
Simpanan/deposito sebanyak Rp. 20.000.000,- telah disimpan selama setahun tanpa dikeluarkan. Misal, nishobnya Rp. 12.750.000,- atau sama dengan nilai 85 gram emas dikalikan harga emas Rp. 150.000,-/gram

Maka, Zakat yang wajib dikeluarkan sebanyak : 2,5% x Rp. 20.000.000,- = Rp. 500.000,-


Jenis perusahaan yang wajib zakat
Perusahaan yang menghasilkan produk atau komoditas tertentu, perusahaan jasa seperti pengacara, akuntan, dll. Perusahaan keuangan seperti bank, asuransi, reksadana, money changer, dll.

Contoh :

Sebuah perusahaan mebel pada tutup buku per januari 2005 memiliki keadaan sebagai berikut :

1.Stok mebel 5 set seharga         Rp. 10.000.000

2.Uang tunai/bank                        Rp. 15.000.000

3.Piutang                                       Rp.    2.000.000

Jumlah                                            Rp. 27.000.000

Utang                                             Rp.  7.000.000

Saldo                                              Rp. 20.000.000


Besarnya zakat yang harus dikeluarkan : Rp. 20.000.000,- x 2,5% = Rp. 500.000,-

Dalil Tentang Zakat
Dirikanlah sholat dan tunaikan zakat (QS.4:77)
Sesungguhnya orang-orang yang beriman serta mengerjakan kebaikan, mendirikan sholat dan menunaikan zakat, mereka itu mendapatkan ganjaran disisi Allah, mereka tidak akan takut (miskin) dan tidak akan berduka (karena seolah hilang hartanya) (QS.2:277)
Dan orang-orang yang beriman, lelaki dan perempuan, sebagian mereka adalah penolong  bagi sebagian yang lain. Mereka menyuruh yang ma'ruf dan mencegah yang mungkar, mendirikan sholat, menunaikan zakat, dan mereka ta'at kepada Allah dan RasulNya. Mereka itu akan diberikan rahmat oleh Allah, sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. (QS.9:71)
Online shop kami melayani jual beli emas batangan Logam Mulia LM dan Dinar Antam di Jakarta Selatan serta melayani Delivery Order. Untuk pemesanan di toko online kami, silakan kontak 085876969511 atau kunjungi halaman kontak kami. Lihat harga jual kami serta cara pembelian emas untuk informasi lebih lanjut.

Zakat Emas, Zakat Perdagangan, dan Zakat Lainnya

Sebagian dari harta yang kita miliki sesungguhnya milik orang lain. Berdasarkan Rumah Zakat, zakat dalam ajaran Islam merupakan salah satu perintah agama.

Begitu pentingnya zakat sehingga dalam rukun Islam mendapat urutan ke tiga setelah syahadat dan shalat. Bahkan shalat dan zakat, hampir senantiasa disandingkan  dalam setiap ayat Al-Qur'an. Sebab keduanya saling mengisi terutama dalam membangun struktur sosial kemasyarakatan yang sehat dan seimbang yaitu shalat membentuk keshalihan pribadi dan zakat membangun keshalihan sosial.

Pengelolaan Zakat secara tertib dan profesional telah dimulai sejak masa Umar bin Khattab dan diperkuat lagi pada masa Umar bin Abdul Aziz. Di Kedua masa tersebut, zakat dikelola oleh Baitulmaal (Semacam Badan/Lembaga Amil Zakat di masa kini). Lembaga ini telah sungguh-sungguh memerankan fungsi yang sangat penting dalam mengentaskan kemiskinan. Alokasi dana zakat selain dapat diperuntukkan membiayai kebutuhan konsumtif, dapat pula dikelola untuk sektor-sektor produktif rakyat. Namun sayang, seiring berjalannya waktu kesadaran terhadap optimalisasi zakat semakin berkurang. Dari perspektif ibadah, sebenarnya zakat adalah kewajiban yang harus ditunaikan disamping shalat, puasa, dan haji. Dari perspektif lain, zakat sebenarnya dapat menjadi sumber pendanaan alternatif yaitu dari ummat oleh ummat dan untuk ummat.

Jenis - Jenis Zakat

Masih berdasarkan Rumah Zakat, berikut ini adalah jenis - jenis zakat.

Zakat Emas / Perak
Emas/perak simpanan yang telah dimiliki selama 1 (satu) tahun, nilainya minimal 85 gr emas/595 gr perak wajib dikeluarkan zakatnya 2,5 %. Emas atau perak yang dizakatkan adalah emas atau perak yang disimpan. Jika dalam bentuk perhiasan dan digunakan, maka tidak terkena zakat. Informasi lebih lanjut bisa dilihat melalui rumaysho.com atau rumahzakat.org.

Contoh:
Seseorang mempunyai perhiasan emas sebanyak 150 gr. Yang biasa dipakai sebanyak 40 gr. Sisanya disimpan. Asumsi emas 1 gr = Rp.100.000,- Zakat yang harus dikeluarkan adalah 150-40=90 gr. Jadi zakatnya = 90 x 100.000 x 2,5% = Rp. 225.000,-

Zakat Perdagangan
Zakat perniagaan atau perdagangan adalah zakat yang dikenakan pada harta perniagaan. Dalam sebuah kisah diriwayatkan :
Rasulullah SAW memerintahkan kami agar mengeluarkan zakat dari semua yang kami persiapkan untuk berdagang. (HR.Abu Daud)
Ketentuan:
  1. Usaha telah berjalan 1 tahun (Haul).
  2. Obyek zakat minimal senilai 85 gr emas (nishab), tidak termasuk asset tetap misalnya gedung, tanah, dan lainnya.
  3. Besarnya zakat 2,5 %.
  4. Dapat dibayar dengan uang atau barang dagangan.
  5. Dikenakan pada perdagangan maupun perseroan.
Rumus perhitungan zakat perdagangan:
(Modal diputar + Keuntungan + Piutang yang dapat dicairkan) - (Hutang+Kerugian) x 2,5%

Contoh:

Ibu Nabila seorang pengusaha yang membuka toko kelontong, dengan modal sebanyak Rp.6.000.000,- keuntungan bersih sebesar  Rp.150.000,- dari toko yang ia buka setiap hari. Usaha yang ia mulai pada bulan Januari 2009 tersebut, setelah berjalan 1 tahun, pada bulan tersebut ia mempunyai piutang karena ada barang yang belum dibayar sebesar Rp. 3000.000,- dan hutang yang harus ia bayar pada bulan tersebut sebesar Rp.3.100.000,-

Zakat Ibu Nabila :
  • Modal yang dimiliki Rp.6.000.000,-
  • Keuntungan setiap hari Rp.150.000,- selama 1 tahun = 150.000 x 365 hari = 54.750.000,-
  • Piutang sejumlah Rp. 3.000.000,-
  • Hutang sejumlah Rp. 3.100.000,-
Penghitungan zakatnya adalah :

((Modal + Untung + Piutang) - (Hutang)) x 2,5%

Jadi, zakatnya = (6.000.000 + 54.750.000 + 3.000.000)- (3.100.000) x 2,5% = Rp.1.516.250,-

Zakat Investasi
Zakat Investasi adalah yang dikenakan terhadap harta yang diperoleh dari hasil investasi. Contoh: Bangunan atau kendaraan yang disewakan atau modal yang diberikan terhadap suatu usaha. Zakat investasi dikeluarkan pada saat mendapat penghasilan dari investasi yang dikeluarkan sedangkan modal tidak dapat dikenai zakat. Besar zakat yang dikeluarkan 5% untuk penghasilan kotor dan 10% untuk penghasilan bersih.

Contoh:
Hj. Hari adalah seorang yang memiliki rumah kontrakan berjumlah 20 pintu, untuk membantu sesama, ia menyewakan perbulannya seharga Rp.200.000,- per rumah. Setiap bulannya Hj. Hari mengeluarkan Rp.500.000,- untuk biaya perawatan seluruh rumah kontrakannya.

Perhitungan Zakat:
Penghasilan dari rumah kontrakan dianalogikan dengan zakat investasi, yaitu nishabnya senilai 520 kg beras dengan tarif 5% dari bruto dan 10% dari netto.

Setiap bulannya Hj. Hari memiliki penghasilan sebanyak 20 x Rp.200.000,- = Rp.4.000.000,-. Jadi zakatnya untuk penghasilan bruto sebesar Rp.4.000.000 x 5% = Rp.200.000, -

Zakat Profesi
Zakat Profesi atau penghasilan adalah zakat yang dikeluarkan dari penghasilan profesi jika sudah mencapai nilai tertentu (nishab). Profesi yang dimaksud pegawai negeri atau swasta dll. Seorang pegawai dengan penghasilan minimal setara 520 kg beras (Senilai 2.080.000, beras Rp.4000,-/kg) wajib mengeluarkan zakatnya sebesar 2,5% begitu menerimanya.

Contoh:
Bapak Ahmad adalah seorang karyawan sebuah perusahaan swasta. Setiap awal bulan ia mendapat gaji dari perusahaan tersebut (take home pay) sebesar Rp.6.000.000,- dari gaji tersebut beliau keluarkan untuk kebutuhan pokok, biaya rumah tangga (dapur) sebesar Rp.3.000.000,- untuk sekolah 2 orang anaknya sebesar Rp.1.000.000,- membayar cicilan rumah sebesar Rp.750.000,- bayar telepon dan listrik 500.000,-

Jadi zakat yang harus dikeluarkan oleh Bapak Ahmad adalah Rp. 6.000.000,- x 2,5% = Rp.150.000,-.

Zakat Fitrah
Zakat yang dikeluarkan menjelang Hari Raya Idul Fitri oleh setiap individu. Besarnya dalah 2,5 kg atau 3,5 liter beras yang dikonsumsi. Pembayaran zakat fitrah dapat dilakukan dengan membayarkan harga dari makanan pokok daerah tersebut.

Waktu Pembayaran
  1. Waktu wajib membayar zakat fitrah yaitu ditandai dengan tenggelamnya matahari di akhir bulan Ramadhan.
  2. Membolehkan mendahului atau mempercepat pembayaran zakat fitrah  dari waktu wajib tersebut. 
Fidyah
Fidyah dibayarkan bagi orang yang berhalangan (udzur) untuk berpuasa. Pembayaran fidyah sesuai dengan lamanya seseorang tidak berpuasa dan menurut standar makanannya sehari-hari

Contoh:
Seseorang yang sudah lansia dan tidak mampu untuk berpuasa, maka dia menggantinya dengan membayar fidyah sejumlah hari yang ditinggalkannya.


Untuk informasi lebih lanjut mengenai zakat:


Online shop kami melayani pembelian emas batangan Logam Mulia LM Antam di Jakarta Selatan dan melayani antar / delivery order dengan kurir. Untuk pemesanan di toko online kami, silakan kontak 085876969511 atau kunjungi halaman kontak kami. Lihat harga jual kami serta cara pembelian emas untuk informasi lebih lanjut.

Jual Beli Emas via Internet Dalam Islam

Dengan semakin banyaknya masyarakat yang sadar mengenai kelebihan investasi emas dibandingkan saham, dana reksa atau yang lainnya telah membuat berbagai online shop atau toko online yang dapat menerima transaksi jual beli emas via Internet.

Ada beberapa cara transaksi online shop emas baik standar yang biasanya dengan melakukan transfer uang terlebih dahulu dan kemudian emas dikirim atau cara baru dimana online shop tersebut menyediakan fitur Pool Account dimana jual beli emas tanpa memegang fisik emas dan emas itu sendiri tidak dilihat secara kasat mata.

Dalam Islam emas dan perak itu sejatinya barang ribawi dan bertindak seperti mata uang yang berfungsi alat tukar, oleh sebab itulah Islam sendiri telah melarang cicil / kredit emas. Namun bagaimana hukum Islam untuk jual beli emas baik cara standar atau baru dengan Pool Account? Apakah diperbolehkan dalam Islam?

Berdasarkan Rumaysho dan Islam QA, jual beli emas via internet tersebut, baik dengan cara transfer uang dulu baru dikirim atau dengan Pool Account dimana jual beli emas tanpa memegang fisik, dilarang dalam Islam karena tidak dipenuhinya syarat harus tunai dalam satu majelis.

Syarat Yang Tidak Bisa Ditawar
Dikutip dari Rumaysho tentang Jual Beli via Internet dan Beli Emas Secara Kredit, syarat yang diberikan oleh Islam dalam jual beli emas (dikenal dengan istilah: shorf), yaitu
  1. Jika emas ditukar dengan emas, maka syarat yang harus dipenuhi adalah (1) yadan bi yadin (harus tunai), dan (2) mitslan bi mitslin (timbangannya sama meskipun beda kualitas).
  2. Jika emas ditukar dengan uang, maka syarat yang harus dipenuhi adalah yadan bi yadin (harus tunai), meskipun beda timbangan.
Maksud Harus Tunai
Tanya jawab tentang maksud harus tunai dalam transaksi jual beli emas perak
Tanya jawab tentang maksud harus tunai dalam emas
Berdasarkan dari Ustad Muhammad Ariffin bin Baderi, maksud harus tunai dalam emas dan perak adalah serah terima uang dan barang harus bersamaan, bukan dalam artian harus uang tunai dalam bentuk uang kertas.

Transfer Uang Dahulu, Kemudian Emas Dikirim Termasuk Riba
Dikutip dari Konsultasi Syariah
Termasuk bentuk riba ba’i membeli emas via internet. Di mana pembeli melakukan transaksi beli emas melalui website dari salah satu pedagang emas (dinar) dan membayar tunai harganya dengan fasilitas kartu kredit atau internet banking. Setelah transaksi jual beli dilakukan, pedagang mengirimkan emas yang dipesan ke pembeli, yang tentunya akan diterima pembeli setelah beberapa waktu transaksi dilakukan. Ini termasuk riba ba’i karena illat emas dan uang kartal adalah sama. Namun, serah terima barang dan uang tidak tunai. Uang sudah diterima penjual, sementara pembeli belum emas tersebut.

Dalil & Fatwa
Hal diatas dikutip dari dalil dan fatwa dibawah ini.
Jika emas dijual dengan emas, perak dijual dengan perak, gandum dijual dengan gandum, sya’ir (salah satu jenis gandum) dijual dengan sya’ir, kurma dijual dengan kurma, dan garam dijual dengan garam, maka jumlah (takaran atau timbangan) harus sama dan dibayar kontan (tunai). Barangsiapa menambah atau meminta tambahan, maka ia telah berbuat riba. Orang yang mengambil tambahan tersebut dan orang yang memberinya sama-sama berada dalam dosa - (HR. Muslim no. 1584).
Jika emas dijual dengan emas, perak dijual dengan perak, gandum dijual dengan gandum, sya’ir (salah satu jenis gandum) dijual dengan sya’ir, kurma dijual dengan kurma, dan garam dijual dengan garam, maka jumlah (takaran atau timbangan) harus sama dan dibayar kontan (tunai). Jika jenis barang tadi berbeda, maka silakan engkau membarterkannya sesukamu, namun harus dilakukan secara kontan (tunai) - (HR. Muslim no. 1587).
Fatwa dari islamweb.net
Kecuali emas dan perak, keduanya tidak boleh dibeli via internet karena transaksi via internet tidak terpenuhi syarat penyerahan secara langsung kepada pembeli kecuali setelah beberapa waktu lamanya. Padahal telah diketahui bahwa emas dan perak tidaklah boleh dibeli dengan suatu mata uang selain dengan jalan yadan bi yadin (tunai). Jadi, transaksi seperti ini yang di dalamnya tidak ada penyerahan emas secara tunai dalam majelis akad tidak dibolehkan - (Fatwa Islamweb no. 14119).
Berdasarkan kutipan Syaikh Sholeh Al Munajjid dari Islam QA
Aku merasa pembelian emas melalui internet tidak terpenuhi syarat yadan bi yadin –yaitu tunai. Karena setelah emas tersebut dibeli dengan mentranfser sejumlah, lalu emas tersebut dikirim setelah beberapa waktu. Jika demikian, jual beli emas seperti ini dihukumi haram - islamqa.info/en/ref/34325
Pendapat Lainnya
mayoritas ulama melarang jual beli emas yang penyerahannya tertunda
Pendapat lainnya yang menyatakan mayoritas ulama harus tunai

Penjelasan Shaykh Muhammads Al-Munajjid penyerahannya harus tanpa penundaan
Penjelasan Shaykh Muhammads Al-Munajjid



Kesimpulannya, mayoritas pendapat ulama menyatakan bahwa untuk emas dan perak maka dilarang dilakukan transfer uang atau bayar terlebih dahulu. Mengingat aturan Islam berlaku sepanjang zaman dan terdapat hadits shahih riwayat muslim, sebaiknya kita bersikap hati - hati dalam bertransaksi emas.

Untuk informasi lebih lanjut

Online shop kami melayani pembelian emas batangan Logam Mulia LM Antam di Radio Dalam Jakarta Selatan. Untuk pemesanan di toko online kami, silakan kontak 085876969511 atau kunjungi halaman kontak kami. Lihat harga jual kami serta cara pembelian emas untuk informasi lebih lanjut.

Hukum Islam Beli Emas Secara Kredit / Cicil

Beli emas logam mulia secara kredit atau cicil dibalik kemudahan dan kenyamanannya, bagi umat Islam ternyata termasuk hal yang dilarang. Khusus untuk emas, syarat pembelian emas haruslah lunas dan dalam satu majelis.

Penyedia jasa cicil emas saat ini cukup banyak. Misal, berdasarkan Tribun Sumsel, beli logam mulia emas di Pegadaian bisa dicicil mulai 5 gram sampai 1000 gram dengan jangka waktu 3, 6, 12, 18, 24 bulan dan 36 bulan. Syarat diperlukan hanyalah KTP dan uang muka.

Jika lunas maka emas logam mulia diserahkan oleh Pegadaian. Cicil emas memang legal berdasarkan hukum yang dibuat oleh Pemerintah yang notabene manusia, namun bagaimana jika terkait dengan hukum yang dibuat oleh Allah Sang Pencipta Alam dan Pemberi Rezeki dalam ajaran Islam?

Hidup adalah pilihan, cara beli emas juga pilihan, asal tahu konsekuensi Dunia dan Akhirat pada diri kita.


Dilarangnya Beli Kredit / Cicil Emas
Berdasarkan Rumaysho dan Konsultasi Islam, menjualbelikan emas secara kredit hukumnya haram. Karena emas termasuk salah satu barang ribawi yang jika dijualbelikan harus dilakukan secara kontan dan dalam satu majelis. Hal ini berdasarkan sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika beliau menjelaskan barang-barang yang termasuk riba.

Dalil - Dalil Mengenai Beli Cicil / Kredit Logam Mulia Emas
Riwayat dari Ubadah bin Shamit RA bahwa Nabi SAW bersabda,
"Emas ditukarkan dengan emas, perak dengan perak, gandum dengan gandum (al-burru bil burri), jewawut dengan jewawut (asy-sya’ir bi asy-sya’ir), kurma dengan kurma, garam dengan garam, harus sama takarannya (mitslan bi mitslin sawa`an bi sawa`in) dan harus dilakukan dengan kontan (yadan bi yadin). Dan jika berbeda jenis-jenisnya, maka juallah sesukamu asalkan dilakukan dengan kontan (yadan bi yadin)." (HR Muslim no 1587).
Riwayat Ubadah bin Shamit RA bahwa Nabi SAW bersabda,
"Juallah emas dengan perak sesukamu, asalkan dilakukan dengan kontan." (HR Tirmidzi).
Mengenai hadis ini, Imam Taqiyuddin an-Nabhani berkata,
”Nabi SAW telah melarang menjual emas dengan mata uang perak (al-wariq) secara utang (kredit).” (Taqiyuddin an-Nabhani, ibid., hal. 267).
Ada yang berpendapat bahwa dikarenakan yang digunakan mata uang kertas dan emas diperlakukan seperti komoditas barang, maka diperbolehkan tidak kontan. Masih berdasarkan Konsultasi Islam, hal tersebut sesungguhnya tidak dapat diterima dikarenakan uang kertas fungsinya sama dengan mata uang emas (dinar) dan mata uang perak (dirham), yaitu sebagai alat tukar untuk mengukur harga barang dan upah jasa. Oleh karena itu hukum syar'i yang berlaku pada emas dan perak juga berlaku terhadap mata uang sekarang.

Maksud Harus Tunai / Kontan
Tanya jawab tentang maksud harus tunai dalam transaksi jual beli emas perak
Tanya jawab tentang maksud harus tunai dalam emas
Berdasarkan dari Ustad Muhammad Ariffin bin Baderi, maksud harus tunai dalam emas dan perak adalah serah terima uang dan barang harus bersamaan, bukan dalam artian harus uang tunai dalam bentuk uang kertas.

Pendapat Lainnya
mayoritas ulama melarang jual beli emas yang penyerahannya tertunda
Pendapat lainnya yang menyatakan mayoritas ulama harus tunai

Penjelasan Shaykh Muhammads Al-Munajjid penyerahannya harus tanpa penundaan
Penjelasan Shaykh Muhammads Al-Munajjid

Kesimpulannya, dalil - dalil shahih diatas dan berdasarkan mayoritas ulama, cicil / kredit emas dilarang dalam islam. Seperti kita tahu, aturan Islam berlaku sepanjang zaman dimana tuntunan kita adalah Al-Qur'an dan hadits, oleh karena itu sebaiknya kita hati - hati dalam membeli emas.

Hidup adalah pilihan, cara beli emas juga pilihan, asal tahu konsekuensi Dunia dan Akhirat pada diri kita. Simak juga bagaimana hukum islam jual beli emas lewat internet, bolehkah melakukan transfer uang dahulu baru dikirim emasnya?.

Untuk informasi lebih lanjut atau konsultasi lebih dalam, silakan melalui
Situs kami dapat bertahan dengan adanya iklan yang tayang.
Mohon matikan ad blocker Anda untuk membantu biaya operasional kami.
Kontak Tentang Made with by KAK Labs