Permintaan Emas Tinggi, Emas Selamat dari Kejatuhan

Gambar tumpukan koin emas

Harga emas dunia sejak tanggal 24 Oktober 2012 terus mengalami penurunan, namun pada akhir perdagangan pada tanggal 26 Oktober 2012 harga logam mulia emas dunia ditutup menguat. Adanya kejelasan mengenai kebijakan the Fed, lemahnya mata uang Dollar AS dan tingginya permintaan emas di India, telah menopang harga emas logam mulia. Harga emas antam sendiri stagnan hingga akhir minggu keempat Oktober 2012.

Dengan menguatnya mata uang Dollar Amerika, pada 24 Oktober 2012 membuat harga jual emas turun lebih dari 1% dan berada pada level $1700-an per ounce seperti dikutip dari Reuters. Rabu 24 Oktober 2012 merupakan hari dimana the Fed melakukan pertemuan dan akan memperjelas keputusannya, apakah akan melanjutkan kebijakan yang telah dibuat sebelumnya mengingat sedang berlangsungnya Pemilu Presiden di Amerika Serikat.

Sedangkan pada hari Kamis 25 Oktober 2012, harga emas menguat setelah dipastikan bahwa the Fed tetap melanjutkan program stimulus ekonomi yang ekonomi sebelumnya telah dijalankan. Selain itu, melemahnya mata uang Dollar AS dan naiknya permintaan emas di India juga turut menopang harga logam mulia emas. Pada bulan September 2012, the Fed mengumumkan bahwa akan melakukan stimulus ekonomi dengan membeli $40 miliar obligasi berbasis mortgage per bulan untuk membuat suku bunga turun.

Pada hari terakhir perdagangan emas 26 Oktober 2012, harga logam mulia emas sempat kembali turun meskipun kembali menguat pada akhir perdagangan. Penyebab utama pergerakan harga emas dunia pada hari terakhir perdagangan ini adalah adanya data mengenai ekonomi AS yang baik dimana Produk Domestik Bruto naik hingga 2% dan lemahnya mata uang Dollar AS. Selain itu, masih tingginya permintaan emas di India hingga bulan November mendatang sepertinya akan terus menopang harga jual logam mulia emas.

Seperti yang telah diketahui, harga emas logam mulia naik hingga ke level $1795-an per ounce pada awal Oktober setelah the Fed meluncurkan kebijakan Quantitative Easing. Namun harga emas logam mulia saat ini sedang tidak mempunyai momentum untuk mengalami kenaikan kembali.

Melihat lesunya ekonomi dunia dan justru membaiknya Amerika Serikat telah menekan harga emas. Meskipun begitu, logam mulia sendiri hingga hari ini telah mengalami kenaikan sekitar 10 persen dan merupakan kenaikan dalam 12 tahun terakhir.

Harga emas Antam 24 karat yang dirilis oleh PT. Aneka Tambang (Antam) dari unit usaha Logam Mulia 24-26 Oktober 2012 untuk emas batangan Antam 24 karat sama. Ukuran 1 gram Rp. 576.200. Harga emas batangan 24 karat 2 gram Rp. 1.112.400, 2.5 gram Rp. 1.380.500, 3 gram Rp. 1.648.600, dan 4 gram Rp. 2.184.800.

Sedangkan harga emas batangan 24 karat untuk investasi emas 5 gram Rp. 2.731.500, 10 gram Rp. 5.422.000, 25 gram Rp. 13.480.000, 50 gram Rp. 26.895.000, 100 gram Rp. 53.740.000, dan emas batangan 24 karat 250 gram Rp. 134.250.000. Harga beli logam mulia emas kembali (buy back) Rp. 507.000 per gram.

Tulisan ini dipublikasikan di lantakanemas.com dengan judul Permintaan Emas Tinggi, Emas Selamat dari Kejatuhan.