Catatan: artikel ini dibuat bersumber dari orang lain, bukan pengalaman pribadi.
Properti merupakan alat investasi yang dapat mengembalikan keuntungan yang tinggi, namun memiliki kekurangan, yaitu likuiditasnya yang tidak sebaik emas. Ketika membutuhkan uang, butuh waktu yang cukup lama dibanding emas saat menjualnya. Disisi lain, walaupun emas lebih tepatnya digunakan sebagai hedging atau lindung nilai, seringkali dijadikan alat investasi karena kenaikan per tahunnya yang lumayan dan likuiditasnya yang tinggi.
Saat krisis ekonomi di Indonesia beberapa tahun lalu, harga emas melambung. Namun ternyata hal tersebut berkebalikan dengan properti. Dikarenakan saat krisis ekonomi pemilik properti butuh uang atau hal lainnya, banyak properti dijual saat krisis ekonomi dengan harga yang tidak standar atau harga sangat murah. Kenapa? Karena saat krisis ekonomi pembeli properti sangat sedikit sehingga properti saat krisis ekonomi terjadi semakin sulit dijual.
Melihat kondisi tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa untuk membeli properti murah tanpa KPR, syaratnya ada dua, yaitu
- Memiliki Emas yang cukup, baik berupa emas batangan atau emas beberntuk koin seperti dinar.
- Terjadi Krisis Ekonomi.


Tidak ada komentar:
Poskan Komentar